Review Sepeda United Detroit 2.0

Berawal membelikan istri sepeda berupa sepeda keranjang supaya sering olah raga. Tapi sepertinya harus ditemani supaya sering bersepeda. Akhirnya pun saya hunting sepeda. Sudah lama tidak bersepeda dan tidak mengetahui trend sepeda. Padahal ketika kecil saya sering bersepeda, dan sepeda yang terakhir dimiliki di keluarga merk Federal, merk yang populer tapi sayang sudah tutup tahun 1997.

Banyak merk sepeda buatan Indonesia yang bagus, seperti polygon, united, wimcycle, dsb. Banyak juga merk baru menawarkan harga murah tapi fitur lumayan. Dengan budget 2 juta-an, dan berusaha tidak sampai 3 juta, maka saya mencari berbagai referensi merk sepeda.

Sempat berfikir untuk mengambil Turanza 2806. Turanza merupakan merk bawaan Pacific. Mempunyai fitur unggulan seperti rem hidrolik, inner cable, ada yang 27.5, shimano tourney. Namun yang menjadi pertimbangannya adalah masih 24 speed, komponen merk Turanza (hidrolik, fork, stem, dsb), belum teruji kualitasnya.

Lalu akhirnya saya memilih United detroit 2.0. Kenapa?

  1. Rem hidrolik shimano
  2. Speed 27
  3. Aloy
  4. 27.5

Banyak yang mengatakan untuk sepeda dengan harga sekitar 2jt-an fitur yang dimiliki sudah cukup baik. Tapi bukan berarti tanpa kekurangan ya, salah satu yang sering dikatakan adalah grupset yang digunakan merk niseko. Niseko ini bisa dibilang masih dibawah shimano tourney. Efeknya ketika digunakan pergantian kecepatan tidak mulus. Dan banyak juga yang mengatakan usia pemakaian tidak terlalu lama. Banyak yang menyarankan dan juga kebanyakan akhirnya melakukan upgrade grupset, tapi bisa dengan menyicil di shifter (kiri dan/atau kanan) dulu, lalu RD dan FD, lanjut crankset.

Selain itu, sebagai pesepeda pemula, yang saya rasakan adalah pedal bawaan nya kecil dan keras. Ini mengakibatkan pantat menjadi sakit (mungkin belum terbiasa).

Selain itu beberapa catatan buat saya pribadi, handlebarnya lurus, mungkin untuk perjalanan jauh bagi yang belum terbiasa akan membuat pegal. Fork dimilik merk breach, bagi saya dan kebanyakan pengguna mengakui bahwa forknya cukup keras, jadi bisa menyebabkan pegal juga, tidak akan terlalu bermasalah jika digunakan dijalanan aspal yang mulus.

Dari hasil googling, banyak juga yang upgrade dibagian lain seperti seatpost, stem, kabel shifter, ban, rantai, dsb. Wah, jadi banyak dong hehe. Kalau menurut saya itu yang sudah advanced/pro. Bagi pemula tidak ada salahnya menggunakan bawaan pabrik. Lalu upgradenya pun menyicil, supaya terasa perbedaannya.

spesifikasi lengkap detroit 2.0 :

Frame ALLOY 6061
Frot Fork BREACH Travel 100 w/ Lock
Shifter NISEKO 3×9 Speeds
Speed 27S
Front Derailleur NISEKO
Rear Derailleur NISEKO
Brake F/R SHIMANO BR M315 ALTUS hydraulic disc brake
Freewheel Cassette Sprocket 11-32T 9-speeds
Pedal Plastic/Resin
Crankset WHEEL TOP 42X34X24T 170mm Aloy
Bottom Bracket Catridge Bearing
Chain YBN 9 Speeds
HUB /FREEHUB JOYTECH 32H Aloy W/QR
RIM ALLOY RIMS. DOUBLE WALL
Spokes STEEL SPOKES
Tire UNITED 27.5 X 2.10
Saddle VELO
Seatpost 30.9 X 35 ALOY
Stem UNITED ALLOY 31.8
Handle Bar UNITED ALLOY Over size 31.8 Flat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *