Leonardo Da Vinci – Kekayaan Intelektual

Siapa yang tidak mengenal Leonardo da Vinci?. Lukisan Monalisa merupakan salah satu karya yang terkenal diseluruh dunia. Tapi tahukah bahwa sebenarnya Leonardo tidak hanya menguasai di bidang melukis. Leonardo Da Vinci adalah salah satu dari sekitar orang yang memiliki banyak kemampuan. Ia adalah pelukis, ahli anatomi, juru masak handal, perancang instrumen militer, pembuat prototype pesawat sederhana, ahli botani, fisikawan, dan masih banyak lagi.

Bahkan ia bisa menggambarkan anatomi tubuh manusia secara detail, yang pada masa itu sangatlah sulit untuk dilakukan, dan banyak karya-karyanya menunjukkan mendahului zamannya. Ia adalah seorang yang jenius.

Mengapa Leonardo bisa sedemikian piawai dalam berbagai banyak bidang?

Berdasar www.marketingvox.com, Michael J.Gelb (2001) merekontruksi cara-cara Leonardo mengasah kekayaan intelektualnya. Ada tujuh prinsip :

1. Curiosita. Rasa ingin tahu yang mendalam.
2. Dimonstrazione. Menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan dan siap belajar dari kesalahan.
3. Sensazione. Penajaman indra yang dilakukan terus menerus.
4. Sfumato. Kesediaan menerima hal-hal yang tidak pasti atau tampak bertentangan.
5. Arte / scienze. Mengembangkan ilmu dan seni, logika dan imajinasi.
6. Corporalita. Pemupukan keunggulan, ketrampilan dua tangan, kebugaran dan sikap tubuh yang benar.
7. Connesione. Pengakuan dan penghargaan keterkaitan semua hal.

Saya sendiri mengakui, bahwa ketika kita terlahir di dunia.  Sesungguhnya kita memiliki banyak potensi dan kekayaan intelektual.  Hanya saja tidak mampu teroptimal baik dari kondisi internal dan eksternal, sehingga perlahan potensi itu terkikis.

Padahal kalau saja, kita mampu melakukan tujuh hal yang dimiliki oleh Leonardo Da Vinci, maka potensi itu akan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *