Akhir-akhir ini saya jarang menulis di blog. Lihat saja tanggal terakhir saya posting. Itu tanggal 17 Maret 2010. Ada beberapa hal yang membuat saya teralihkan. Salah satunya, saya sedang mengalami perpindahan pekerjaan. Dan yang kedua. Berkaitan dengan bidang saya juga, yaitu bahan “oprek” yang baru, yaitu android. (seperti bahan tulisan saya sebelum-belumnya).

Saya belum lama membeli device ini. Karena saya kagum akan fitur dan kesediaan aplikasi yang sangat banyak dan mudah didapatkan. Mungkin android belum terlalu dikenal dibanding blackberry atau Iphone. Tapi ke depannya, banyak yang mengatakan akan semakin berkembang dan bukan tidak mungkin akan mengalahkan popularitas blackberry.

Kedua hal itu yang membuat saya sempat menarik diri dari menulis blog, walau sebenarnya sudah ada bahan-bahan lama yang tersimpan di draft blog ini yang belum saya selesaikan.

Oh ya, ini saya tuliskan salah satu isi dari buku Al Hikam, untaian Hikmah Ibnu ‘Athailah.

Kita sangat membutuhkan saat untuk “menarik diri” dari ingar-bingar kehidupan. Menemukan suasana tenang untuk memperbarui diri. Memikirkan dengan sungguhn-sungguh tindakan untuk meluruskan, meneguhkan, dan menyeimbangkan setiap unsur kelemahan, kekurangan, aib dan sifat buruk lainnya.

Ini adalah medan spiritual yang didalamnya kita dituntut untuk mampu menenangkan peperangan dengan diri sendiri.

Menjadikan diri “sepi” dari kesia-siaan dan membuat nafsu “sendirian” dalam permaianannya. Setelah itu, barulah kita kembali meneruskan perjalanan hidup dengan kesadaran penuh. Sungguh saat hening, untuk meraih bening.

Related Posts
Mengenal yang Tak Dikenal

Menjadi populer mungkin impian sebagian besar orang, terkenal dan dikenali. Namun zaman sekarang menjadi populer sepertinya bukanlah hal yang sulit. Read more

Menulis Adalah Bagian Dirimu

Jika ada yang bertanya pada saya tentang menulis, maka saya akan mengatakan banyak hal yang bisa kita tulis. Bagaimana tidak Read more

Dimana Letak Kebahagiaan?

Apa yang kita cari dalam hidup?mungkin sebagian besar kita akan menjawab ujungnya kebahagiaan. Bekerja mencari uang untuk bahagia, menikah dengan Read more

Menjadi Baik Saja Tidak Cukup

Menjadi biasa saja tidak cukup, karena tidak ada orang yang lebih merugi daripada keberadaanya sama saja dengan ketiadaannya. Menjadi biasa Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *