Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Satu kata cinta Bilal : “Ahad!”
Dua kata cinta Sang Nabi : “Selimuti aku..!”
Tiga kata cinta Ummu Sulaim : “Islammu, itulah maharku!”
Empat kata cinta Abu Bakr : “Ya Rasulullah, saya percaya..!”
Lima kata cinta Umar : “Ya Rasulullah, ijinkan kupenggal lehernya!”

Begitulah kalimat dari halaman awal buku “Jalan Cinta Para Pejuang” Salim A. Fillah. Itulah pelangi keindahan Islam. Ada getar yang tak tertahan. Ada kata yang terurai dalam laku. Karena iman layaknya bunga yang tak bisa menahan wewangiannya. Ia akan semerbak harum, bergerak dan bermanfaat untuk sesama.

Adakah yang tak mewangi? Maka ia akan tercium dalam hambar yang tak terasa dan tak terkecap.

Walau tersipu antara kelembutan dan ketegasan hati, ia akan mewujud dalam kata lalu terurai dalam laku…

Related Posts
Kumpulan Twitter Dengan #write dari Salim A Fillah

Berikut ini adalah kumpulan twit dari Salim A Fillah dengan hashtag write. Menulis adalah mengikat jejak pemahaman. Akal kita sebagai Read more

Karena Ukuran Kita Tak Sama

(Salim A Fillah) seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti Read more

Rahasia Dua Lelaki

dari balik tabir, kudengarkan wanita itu bicara mengisahkan pengalaman yang akan menjadi guru *** “aku bertemu dua lelaki”, dia memulai Read more

Antara Sulit, Mudah, RidhaNya

satu waktu, sudah lama sekali seseorang berkata dengan wajah sendu “alangkah beratnya.. alangkah banyak rintangan.. alangkah berbilang sandungan.. alangkah rumitnya.” Read more

Tagged : #

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *