Ku tak bisa menulis! Itu yang ada dibenak ku ketika ku mencoba menulis lagi. Biasanya jika berdiam diri sejenak, mengendapi suasana, lalu lahirlah kata-kata yang bersemayam di hati. Tapi kali ini tidak mudah, seakan kata-kata yang biasanya mengisi ruang hati sedang pergi, tidak bisa di ajak kompromi. Huh, kemana kata-kata itu pergi. Aku pun emosi sambil mencari-cari ke mana kata-kata itu pergi.

Karena terlalu lelah mencari. Lalu, kembali ku terdiam membiarkan diri dibawa alunan suasana ditemani nada-nada yang liriknya sungguhnya tidak ku mengerti. Tapi ku biarkan saja mengalun mengisi ruang di hati. Lalu tanpa disadari perlahan ku menemukan kata-kata itu lagi

Ku biarkan mengalir tanpa yang membatasi. Hanya menulis dan menulis, melupakan pagi membiarkan senja yang mengungkap hikmah.

Ternyata ku tak bisa menulis, ketika pikiran dan hati ini masih berkelana mencari ke mana-mana, Ku tak bisa menulis ketika ku memaksa memuntahkan kata-kata yang sebenarnya tidak ada di dalam benak ku. Ku hanya ingin menulis apa yang terpantul dan tercermin dalam benak ku. Kata-kata terkadang merupakan kembaran dari jiwa, mereka mewujud dari tangkapan mata, hati dan perasaan yang terjaring.

Mereka terkadang suara yang tidak terdengar meskipun engkau bersuara. Mereka terkadang lebih dalam, tapi kadang juga berada di permukaan yang kehadiran tidak engkau sadari. Mereka siap engkau panggil. Kalau engkau memanggilnya dengan keras, maka mereka akan keluar dengan keras pula. Kalau engkau memanggilnya dengan lembut, maka mereka akan keluar dengan lembut. Bahkan jika engkau memanggilnya dengan jenaka, maka mereka akan keluar dengan jenaka. Ah, itulah cerminan jiwa.

Semoga Allah menjaga apa yang ada di dalam jiwa kita, karena akan terpantul, terlihat dari lensa mata orang-orang sekitar kita.

Selanjutnya ku biarkan mengalir tanpa membatasi. Hanya menulis dan menulis… dan inilah tulisan itu.

Related Posts
Mengenal yang Tak Dikenal

Menjadi populer mungkin impian sebagian besar orang, terkenal dan dikenali. Namun zaman sekarang menjadi populer sepertinya bukanlah hal yang sulit. Read more

Menulis Adalah Bagian Dirimu

Jika ada yang bertanya pada saya tentang menulis, maka saya akan mengatakan banyak hal yang bisa kita tulis. Bagaimana tidak Read more

Dimana Letak Kebahagiaan?

Apa yang kita cari dalam hidup?mungkin sebagian besar kita akan menjawab ujungnya kebahagiaan. Bekerja mencari uang untuk bahagia, menikah dengan Read more

Menjadi Baik Saja Tidak Cukup

Menjadi biasa saja tidak cukup, karena tidak ada orang yang lebih merugi daripada keberadaanya sama saja dengan ketiadaannya. Menjadi biasa Read more

One thought on “Ku Tak Bisa Menulis!”

  1. Subhanallah………..
    Menulis dengan akal memang sulit, tetapi tulislah dari hati
    dan akan kita lihat hasilnya……..

    Ingat,segala sesuatu yang kita tulis akan dimintai pertanggungjawaban
    Jadi gunakan kemampuan kita untuk menulis sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain

    So, Lets start to write!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *