Kehilangan Ingatan

Ada yang pernah mengalami hilang ingatan? Ada yang pernah merasakan bagaimana rasanya kehilangan ingatan? Saya pernah. Mungkin tidak percaya, tapi itu nyata dan benar-benar terjadi, saya pernah berada di keadaan seperti itu. Tapi tidak lama, sekitar 2 jam kehilangan ingatan sesaat. Walau cuma 2 jam, tapi membekas sampai sekarang.

Itu terjadi ketika masih awal-awal kuliah, sewaktu kuliah masih di gedung SD yang sekarang sudah menjadi gedung kuliah yang megah. Ya, saat itu habis melakukan kegiatan fisik yang melelahkan, dan ketika melakukan aktifitas tersebut sempat terjatuh dengan sangat keras di bagian belakang kepala, dan ketika beristirahat. Byarr! Semua hilang!.

Ketika itu saya tidak ingat tanggal berapa, hari apa, bahkan saya tidak tahu kenapa saya ada disana. Sebuah keadaan yang sangat aneh. Kalau dideskripsikan seperti keadaan alpa. Kebetulan saat itu saya sedang duduk di depan pengumuman masjid, lalu saya liat tanggal berapa disitu.

Ketika itu saya membayangkan rumah, dalam hati dan pikiran membayangkan jalan pulang ke rumah. Dimana rumah saya ya? Dan kalau sudah pulang ke rumah, lalu saya bilang kalau hilang ingatan, mungkin tidak ada yang percaya. Atau kalau saya katakan kepada orang-orang sekitar kalau saya hilang ingatan, mungkin mereka tidak percaya. Akhirnya saya memutuskan mencoba mengingat-ingat.

“Ketika itu saya melihat yang ada dihadapan saya adalah hal yang baru…”

Setelah sekitar 1 jam mencoba mengingat-ingat. Akhirnya saya memutuskan untuk berwudhu dan masuk ke masjid karena sudah mendekati masuk zhuhur. Ajaib!, subhanallah. Ketika selesai sholat zhuhur ingatan saya perlahan-lahan pulih.Bahkan saya dapat ingatan baru, yaitu bahwa saya pernah hilang ingatan 🙂 .

Mungkin kejadian kehilangan ingatan termasuk kejadian yang sangat jarang terjadi. Tapi saya mencoba mengambil hikmah dari yang terjadi….

Ada yang mengatakan Filosof Skotlandia, David Hume, yang mengatakan konsep tabula rasa atau blank state, atau dikenal juga konsep sehelai kertas polos. Teori ini menyatakan bahwa setiap manusia hadir di dunia tanpa memiliki pemikiran atau ide sama sekali, dan apapun yang menjadi pemikiran dan perasaannya saat ini pastilah apa yang dia pelajari, dimulai sejak bayi hingga usianya sekarang.

Lalu saya juga melakukan searching ke google….

Hilang ingatan atau Amnesia adalah peristiwa hilangnya sebagian atau keseluruhan memori pada seseorang. Pada umumnya, amnesia yang terjadi adalah kondisi sementara dan melibatkan hilangnya sejumlah bagian saja dari pengalaman seseorang.

Pada kasus-kasus amnesia, memori yang menyangkut kemampuan-kemampuan yang dipelajari seperti kemampuan bahasa, berolahraga, berhitung, termasuk identitas diri tidak akan hilang kecuali pada kasus transient global amnesia yang jarang sekali terjadi.

Orang-orang yang menderita amnesia biasanya akan pulih seiring berjalannya waktu. Selama proses pemulihan, mereka biasanya mengingat memori yang sudah lebih lama disimpan, lalu baru mengingat memori yang lebih baru terjadi, sampai seluruh memori yang hilang pulih. Akan tetapi, memori yang terjadi sekitar waktu terjadinya amnesia terkadang tidak pernah pulih.

hilang ingatan merupakan atau terjadi karena benturan yang amat2 keras terbentur pada bagian belakang kepala atau mengenai otak kecil yang merupakan pusat…

Peristiwa hilang ingatan, saya menganggap anugerah. Hikmahnya bagi saya… ketika menghadapi hal yang sulit, atau menghadapi hal yang pernah membuat saya gagal atau sakit. Karena saya pernah merasa dalam posisi blank state, maka sewaktu-waktu saya lalu kembali membuat diri saya pada posisi blank state atau “hilang ingatan”. Kenapa? Agar saya bisa menjadi orang yang baru dan memandang hal yang baru.

Hidup merupakan akumulasi sekumpulan peristiwa yang ada pada sebelumnya. Peristiwa yang perlahan membentuk gambar diri dan pandangan diri terhadap apa yang dilihat. Ada yang membawa masalah hari kemarin ada di hari ini, atau mungkin masalah minggu kemarin, bulan kemarin atau setahun kemarin masih dibawa juga.

Terkadang dalam hidup ini kita menilai sesuatu atau mungkin seseorang berdasarkan pengalaman kita, pemahaman yang sudah terakumulasi sejak kecil. Rasa sakit yang pernah terasakan membuat kita terkadang mengambil langkah yang semakin berhati-hati, atau membatasi ruang gerak. Keterbatasan yang justru membuat kita benar-benar terbatas yang sebenarnya kita bisa lakukan lebih.

Berpikir jernih itulah yang seharusnya ketika dihadapkan akan sesuatu. Berpikir jernih akan membuat kita mengambil sikap yang lebih bijak ketika dihadapkan sesuatu, bukan karena emosi, bukan karena arti, bukan karena pengalaman, tapi layaknya mendengar dengan hati nurani melihat apa yang terjadi. Karena ada yang mengatakan bahwa orang yang bijak bukanlah mengambil pandangan dari ilmu pengetahuan yang sudah dapat atau pengalaman yang sudah dilalui, tapi kemampuan untuk menggunakan bashirah (suara hati).

Ya layaknya kisah fiksi burung phoenix yang membakar dirinya sendiri untuk lahir (kembali) menjadi bayi burung phoenix yang baru.

4 tanggapan untuk “Kehilangan Ingatan

  • 26-11-2008 pada 08:34
    Permalink

    assalamualaikum…
    fachrie…win suka tulisannya ^^
    izin di upload ke milis muslimkorea disni yaaaa
    wassalam wr wb

    Balas
  • 27-11-2008 pada 04:16
    Permalink

    Waálaikumsalam wrwb
    Alhamdulilla… Iya monggo. Semoga bermanfaat 🙂

    Balas
  • 22-12-2008 pada 14:36
    Permalink

    Ri… lo kejedot, terus lupa semua… Lupa rumah, lupa dimana, lupa ngapain… tapi denger Azan lo ga lupa sholat… lo ga lupa lo orang Islam… Lo ga lupa bacaan Sholat…

    jadi… manteeppp juga lupanya ya… ataukah karena sholat itu udah jadi sesuatu yang ga perlu diingat lagi, karena udah ada di alam bawah sadar lo… suatu kebiasaan yang udah jadi bagian perilaku…

    Kayak orang amnesia, walopun dia lupa semua, tapi dia masih inget… “Kalo laper, ya makan…” ga beda ama orang lain yang ga amnesia… he he he….

    Good story brother…

    Balas
  • 23-12-2008 pada 06:52
    Permalink

    Jatuh chel di belakang kepala gue. Keras banget. Nah, itu dia chel. Gue masuk ke dalam ngga hilang ingatan total… masih ada sisa-sisa ingatan. Kalau gue mau sholat, pas denger azan. Sebenernya sih kerasa aneh juga… ya mungkin ada hikmahnya 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *