Ini kunjungan sudah lama, sewaktu ke makassar 2018. Tulisan ini tersimpan draft. Sayang kalau ngga dipublish. Pada awalnya tujuan utama kami setelah dari bantimurung adalah karst rammang-rammang. Tidak ada rencana untuk mampir ke leang-leang, karena kami mengira letaknya tidak searah (apalagi tenaga kami cukup terkuras, pegal-pegal dari bantimurung). Namun ternyata sepanjang jalan yang kami lalui menuju rammang-rammang sudah termasuk ke wilayah leang-leang, dan lokasi wisatanya berada ditengah-tengah perjalanan antara bantimurung dan rammang-rammang.

Apa itu leang-leang?leang-leang berupa batu-batu prasejarah, sebenarnya leang-leang ini lebih dari satu batu dan lebih dari satu lokasi karena tersebar-sebar. Sepanjang perjalanan, banyak plang atau petunjuk informasi leang-leang. Namun hanya petunjuk jalan, tidak ada tempat parkir atau tempat berhenti memadai, sehingga hanya kami lalui.

Sepanjang perjalanan selain disuguhi pemandangan hijau sawah, rumput, juga diselingi pegunungan batu yang menjulang tinggi dan menarik. Jika pernah menonton doraemon.. eh jurassic park, maka batu-batu menjulang tingginya mirip seperti itu. Layaknya berada di lingkungan prasejarah hanya tanpa dinosaurus.

Ternyata ada lokasi khusus untuk wisata leang-leang dengan parkir yang memadai. Akhirnya kami pun berhenti.

Pada dasarnya di leang-leang merupakan wisata prasejarah yang sebagian besar berupa batu yang bentuknya merupakan warisan jaman prasejarah. Terdapat banyak bentuk batu dengan spot yang menarik. Kami tidak lama-lama di leang-leang namun sudah cukup puas bisa melihat batu prasejarah yang mungkin sulit untuk dikunjungi dilokasi wisata manapun.

berikut beberapa gambar yang kami ambil :

 

Kami pun melanjutkan perjalanan menuju rammang-rammang…

Tagged : # # #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *