10 Kesalahan Administrator Pemula

Bagi Anda yang yang pertama kali atau masih belajar menjadi administrator. Ada beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan. Kesalahan ini biasanya menjadi bumerang nantinya bagi si administrtor dari sisi keamanan, jadi ada baiknya memperhatikan hal-hal ini :

1. Menginstall beragam aplikasi

Kenapa? karena terkadang awal-awalnya hanya sekedar coba-coba. Lalu sebenarnya tanpa disadari antar aplikasi menjadi tidak berguna, memberatkan resource atau bahkan menimbulkan bentrok antar aplikasi tersebut.

2. Tidak menghiraukan update

Kebanyakan admin biasanya berpikir, bahwa aplikasi yang sudah dijalankan sudah aman, jadi tidak perlu melakukan update. Padahal update dilakukan untuk mengantisipasi kerentanan keamanan dari hal-hal yang tidak diduga sebelumnya atau exploit yang baru.

3. Memilih password yang rentan

Ini salah satu kebiasaan yang sering dilakukan, karena password layaknya kunci memasuki ruang yang sangat rahasia, maka seharusnya membuat password seaman mungkin.

4. Menghindari Command Line

Memang kebanyakan kita biasanya lebih menyukai ada tampilan, adanya GUI. Padahal sebagai admin anda harus siap berkutat dengan command line. Karena ada saatnya melakukan perintah melalui command line jauh lebih cepat, lebih aman. Jadi sebaiknya anda memiliki pengetahuan dan skill dalam command line.

5. Membiarkan Kernel Lama Masih Terinstall

Dalam melakukan update kernel, terkadang ada yang membiarkan kernel yang lama masih terinstall. Bahkan mungkin ada yang menyimpan beberapa versi kernel. Padahal ketika kita melakukan upgrade kernel lalu kernel baru tersebut berjalan dengan baik berdasarkan jangka waktu dan aplikasi-aplikasi yang dijalankan, maka tidak perlu untuk menyimpan kernel lama tersebut.

6. Tidak melakukan Backup terhadap konfigurasi penting

Mungkin ini adalah hal yang sering diabaikan. Terkadang setelah melakukan upgrade aplikasi, dan aplikasi tersebut memiliki konfigurasi. Tidak selalu aplikasi terbaru akan berjalan sebagaimana mestinya dengan lama. Karena biasanya terdapat aplikasi-aplikasi tertentu yang memiliki konfigurasi, maka ada baiknya konfiguras-konfigurasi aplikasi penting dilakukan backup.

7. Boot Langsung Ke X Server

Sebagai berjalan disisi server, terkadang kita membutuhkan beberapa aplikasi yang berjalan di X  untuk memudahkan pengoperasian, sehingga kita perlu mengintall X tersebut. Tapi ini bukan berarti booting yang nanti kita lakukan harus langsung masuk ke X. Karena ini akan memakan waktu dan resource pada si server.

8. Tidak Mengerti Permissions

Ini merupakan salah satu hal yang fatal. Sebagai admin berbasis unix, permissions adalah hal mutlak. Permission akan memudahkan bagi admin jika kita menentukan direktori dan file yang ada sesuai dengan permission-nya. Tapi jika kita menentukan permissions yang salah, maka akan memudahkan hacker untuk menyusup dan melakukan hal-hal yang mungkin dapat mengganggu sistem.

9. Login Sebagai Root

Ini juga tindakan yang cukup fatal. Tidak perlu melakukan login sebagai root. Jika memang membutuhkan wewenang root, anda cukup melakukan perintah su. Kenapa? 1). Jika anda login sebagai root, dan anda melalukan kesalahan secara tidak sengaja, maka efeknya akan pada sistem. 2). Dengan menjalankan X menjadi root justru membuat keamanan menjadi rentan.

10. Mengacuhkan File Log

Ini salah satu senjata acuan bagi admin. Karena tentu ada alasan terdapat file log. Ketika menemukan trouble, ceklah file log anda, maka dengan menganalisa file log, anda bisa menemukan hal yang bisa anda perbaiki. Cek lah secara rutin sekiranya ada hal-hal yang diluar biasanya.

Semoga sukses!

Satu tanggapan untuk “10 Kesalahan Administrator Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *