Manusia No 2 (cerpen)

-Senja- Di sebuah sudut kamar, sunyi senyap. Gadis berkerudung hijau, menekuk kedua lututnya. Kepalanya tertunduk. Matanya lembap, dadanya bergemuruh. Ia terisak… payah…payah sekali. ” aku tak terpilih” sesalnya. Ia kesal, Continue Reading

Posted on:

Manusia No 1 (cerpen)

Agustus 2006 ” Aku Pergi…terimakasih atas segalanya” Meura menatap tulisan pendek di layar Handphonenya. Mata bening itu tak bercahaya. Binarnya seolah hilang teradiasi HP jadul miliknya. Pesan singkat…bermakna amat dalam..Perpisahan.. Continue Reading

Posted on: