Pengenalan PHP Framework

PHP Framework mungkin bisa dibilang menjadi pembicaraan hangat dalam komunitas PHP setelah melihat kinerja Ruby On rails (Frameworknya Ruby) yang cukup popular. Dengan melihat apa yang bisa dilakukan Ruby on rails membuat banyak orang mulai melirik untuk menggunakan Framework dalam mengembangkan aplikasinya.

Dunia framework mungkin pada awalnya banyak di temukan di dunia Java. Ada beberapa framework yang cukup popular, seperti Apache Struts, Hibernate, Spring dan Tapestry. Tapi yang kita bahas kali ini framework yang ada di PHP. Yang jadi “masalah” dengan kekuatan open source yang dimiliki, di luar sana tersedia banyak framework untuk bisa digunakan.

Sebelum membahas lebih jauh, sebenarnya apa sih framework itu? Framework sederhananya bisa dikatakan sebagai alat bantu untuk melakukan pekerjaan. Dalam kaitan hal untuk membuat website, maka framework disini sebagai alat bantu untuk mengembangkan aplikasi website.

Apa bedanya dengan CMS (Content Management System)? Jika dengan menggunakan CMS kita bisa langsung menggunakan, tidak perlu memikirkan kode-kode aplikasi web hanya next-next, layaknya menginstall aplikasi desktop, maka di Framework kita masih harus berkutat dengan kode-kode, bedanya kode-kode yang kita tulis harus sesuai dengan lingkungan framework yang kita gunakan.

Masing-masing framework mempunyai ciri khas tersendiri dalam penulisannya. Tentu konsekuensinya kita harus belajar lagi untuk menyesuaikan dengan lingkungan framework, tetapi hal itu akan terbayar jika kita mengerti dan menguasai framework tersebut.

Sebuah framework selain menyediakan lingkungan tersendiri dalam melakukan pengembangan, yang dimana framework mampu meng-generate kode yang biasanya kita lakukan secara manual, dan juga pada framework tersebut menyediakan fungsi siap pakai yang tidak tersedia jika menggunakan fungsi PHP asli. Tentu jika dengan fitur seperti ini akan menghemat waktu bagi sang pengembang.

Melakukan pengembangan aplikasi menggunakan framework akan membantu pengembang, karena kebanyakan framework menggunakan konsep MVC (Model View Controller), memisahkan antara business logic, presentation logic, sehingga membuat lebih terstruktur. Aplikasi yang kompleks akan menjadi lebih ringan dengan menggunakan framework.

Walau begitu, untuk menggunakan framework sesuaikan dengan aplikasi yang ingin Anda kembangkan terlebih dahulu, dan juga tentukan framework yang sesuai dengan Anda.

Beberapa framework yang popular di PHP adalah Zend, Symfony, CakePHP, CodeIgniter, Akelso, saya sendiri baru mencoba dua, yaitu CAkePHP dan Akelos. Ok selanjutnya kita akan membahas masing-masing framework. Stay tune!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *