Bagi pengguna atau pengembang berbasis Android, untuk mengembangkan aplikasi android kita bisa menggunakan emulator android sebagai bagian testing aplikasi sebelum di install langsung pada device android. Untuk mengembangkan android IDE editor yang didukung langsung adalah eclipse. Lebih mudah dan lebih cepat dalam mengkonfigurasi.
Berikut ini langkah-langkahnya :
1. Terlebih dahulu kita perlu mensetting Android SDK anda. Download dahulu di sini. Ekstrak hasil download android-sdk tersebut.
Lalu setting PATH-nya.
PATH di linux
Misal, hasil download android-sdk tadi di /home/alfach/android. Edit file ~/.bash_profile atau ~/.bashrc, untuk menambahkan setting android pada direktori tools :
2. Jika PATH sudah disetting, maka seharusnya ketika mengetikkan perintah melalui dos atau command line Anda :
5. Pilih Available Package, lalu centang
Sekarang, misal kita mencoba instalasi file apk ke dalam emulator ini. Pastikan bawa emulator berjalan seperti diatas.
Untuk instalasi, pastikan Anda sudah mendownload file .apk. Lalu jalankan :
export PATH=/home/alfach/android/toolsPATH di windows : klik kanan di My Computer, pilih Properties. Di tab Advanced, klik Environment Variables, double-click pada Path (System Variables). Misal kalau di windows, saya ekstrak android-sdk.zip nya di c:/android/. Maka di path environment nya c:/android/tools. Seperti gambar ini :
2. Jika PATH sudah disetting, maka seharusnya ketika mengetikkan perintah melalui dos atau command line Anda :
# adbakan keluar kurang lebih seperti ini :
Android Debug Bridge version 1.0.25 -d - directs command to the only connected USB device returns an error if more than one USB device is present. -e - directs command to the only running emulator. returns an error if more than one emulator is running. -s - directs command to the USB device or emulator with the given serial number. Overrides ANDROID_SERIAL envivornment variable. -p - simple product name like 'sooner', or a relative/absolute path to a product out directory like 'out/target/product/sooner'. If -p is not specified, the ANDROID_PRODUCT_OUT environment variable is used, which must be an absolute path. devices - list all connected devices connect : - connect to a device via TCP/IP disconnect : - disconnect from a TCP/IP device........Itu menandakan PATH anda sudah tersetting dengan baik. 3. Lalu untuk menjalankan emulator, kita memerlukan device. Coba cek dengan menjalankan :
# android list targetsjika hasilnya menunjukkan tidak ada, maka android sdk tersebut perlu di update, Anda perlu melakukan hal ini : 4. Melalui terminal Jalankan :
# androidmaka akan menampikan window dialog milik Android.
5. Pilih Available Package, lalu centang
https://dl-ssl.google.com/android/repository/repository.xmlRefresh, jika anda menemukan error seperti ini :
Failed to fetch URL https://dl-ssl.google.com/android/repository/repository.xmlmaka, anda perlu memilih menu settings dan Force https://... Jika berhasil, maka akan menampilkan update yang diperlukan. 6. Kalau berhasil, kembali jalankan :
# android list targetsmaka seharusnya menampilkan mirip seperti ini :
Available Android targets: id: 1 or "android-6" Name: Android 2.0.1 Type: Platform API level: 6 Revision: 1 Skins: HVGA (default), WVGA854, WQVGA400, WQVGA432, QVGA, WVGA8007. Lalu kita buat AVD (Android Virtual Device) :
# android create avd -n -t [- ] ...misal seperti ini :
# android create avd -n my_android1.5 -t 18. Untuk mengetest AVD yang baru di buat, dengan menjalankan :
# emulator -avd nama_avdHasilnya :
Sekarang, misal kita mencoba instalasi file apk ke dalam emulator ini. Pastikan bawa emulator berjalan seperti diatas.
Untuk instalasi, pastikan Anda sudah mendownload file .apk. Lalu jalankan :
# adb install /path/to/file.apkmisal :
# adb install AndExplorer.apk 851 KB/s (260051 bytes in 0.298s) pkg: /data/local/tmp/AndExplorer.apk SuccessBerhasil :)





Komentar (12)