Journey notes at South Korea (1)

Alhamdulillah dapat kesempatan untuk melakukan upgrade diri ke korea selatan. Suatu kesempatan yang ngga terduga sebelumnya. Karena itu coba dimanfaatkan sebaiknya. Terlibat dalam kerjasama ICT Training Center Korea-Indonesia yang rencananya akan dijalankan di Jababeka. Kerjasama ini tujuannya untuk meningkatkan skill dan kompetensi SDM yang ada di Indonesia. Karena berdasarkan dilapangan, sebagian besar SDM di Indonesia tidak siap untuk diterjun dilapangan kerja. Oleh karena itu, dibangun kerjasama ICT untuk meningkatkan mutu SDM di Indonesia.

Sebelumnya perwakilan dari Korea Selatan sudah melakukan kunjungan ke Indonesia, baik berupa membahas, dan juga melakukan survei ke beberapa lembaga training di Indonesia. Saya pun sempat menemani beberapa orang korea tersebut. Selanjutnya adalah beberapa perwakilan dari Indonesia yang mewakili juga institusi tertentu untuk melakukan survei sekaligus belajar dari para expert ICT yang ada di Korea Selatan.

Mengapa korea? Korea selatan merupakan salah satu negara macan asia, selain Jepang dan Cina. Perkembangan IT nya cukup bagus. Bahkan sangat cepat. Produknya kita kenal dari korea selatan seperti samsung, LG, hyundai, dan sebagainya. Sebenarnya Indonesia pun sudah melakukan kerjasama dengan Korea selatan di bidang ICT juga, yaitu di UIN yang sudah berjalan.

Pada hari ahad (10 Mei 2009) saya berangkat dari bandara Soekarno-Hatta menggunakan Korean Airlines yang direct langsung menuju bandara Internasional Incheon, Seoul Korea Selatan.  Waktu tempuh penerbangan selama 6 setengah jam. Selama penerbangan mendapatkan makan malam, dengerin musik, dapat es krim pula 🙂 Terus terang ini penerbangan terbaik 🙂 , ya mungkin karena berhubung merupakan penerbangan Internasional.

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Korea Selatan 2 jam. Tiba di Incheon pukul 6-an. Dengan kondisi hujan, dan suhu 17 derajat celsius.  Kebetulan saat ini di Korea Selatan sedang musim semi. Bandara Incheon ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik di seluruh dunia. Setelah mengambil bagasi. Kami yang di koordinasikan oleh KOICA (lembaga internasional perwakilan dari korea) langsung menuju base kami di Suwon-si, Seoul. Lumayan lama perjalanan sekitar satu jam.

Setiba disana, kami langsung koordinasi persiapan, briefing, istirahat sebentar, makan siang. Setelah itu kami mengunjungi ChoongAng Computer Institute. Yang merupakan lembaga komputer yang berdiri sejak 1949. Kami survey dan diskusi tentang penerapan training ICT di sana. Secara fisik tidak jauh berbeda dengan lembaga training di Indonesia, tapi kami ingin mengetahui suistainbility sebuah lembaga training yang bertahan sejak lama, dan memiliki pasar tersendiri.

Setelah dari sana, baru bisa istirahat… ngantuk! setelah di penerbangan cuma tidur sedikit. Besok mau jalan lagi… jalan-jalan 😛

7 tanggapan untuk “Journey notes at South Korea (1)

  • 11-05-2009 pada 23:39
    Permalink

    Barakallahu laka.. semoga perjalanan & pembelajaran di Korea bisa menambah ilmu, jaringan & berkah.
    Kerjaan qt kemarin tinggal dikit lagi. Ana juga mau ‘nyelesaikan’ kewajiban ke antm. Kabari klo dah sampe Jkt ya..
    Jzkh
    *Hermawan – Lembaga Survei AKSES Research Indonesia

    Balas
  • 18-06-2009 pada 03:22
    Permalink

    wih seneng bgt ya bsa ke korea…
    klo boleh tau waktu di korea tinggal brapa hari..
    trus tinggal nya di hotel atw di mana?
    sempet jalan” ga?
    jadi pengen pergi ke korea selatan juga…

    Balas
  • 18-06-2009 pada 10:24
    Permalink

    Iya, waktu itu… di sana 3 minggu. Jalan2? sempet kok, baca aja postingan saya yg kedua. Nginepnya kebetulan sudah disediakan semacam hotel.

    https://alfach.com/?p=379 🙂

    Balas
  • 24-10-2010 pada 19:38
    Permalink

    ok ok makasih kk. boleh tanya kk????
    tempat bagus di korea apa aja kk????
    untuk shopping mall nya mahal yh????
    ginseng yg asli bagus dan mudah gk didapat????
    THX kk kalo di jawab

    Balas
  • 25-10-2010 pada 08:54
    Permalink

    tempat yg bagus di korea banyak. Mungkin yg saya ingat di daerah deket kota Seoul. Salah satu nya itu peninggalan istana-istana kerajaan kuno dari Dinasti Joseon: Gyeongbokgung. Di sana tempat shooting drama Jang Geum. Itu termasuk ke dekat dari kota seoul.

    Ada juga namsan tower. Itu menara yg berada di jantung kota. Dan fenomena yg unik, di sekeliling tower itu ada pagar yg berisi gembok2, yg kuncinya di lempar ke bawah menara tanpa diketahui. Yg katanya itu simbol para pasangan yg ingin awet hubungannya 🙂

    Itu blm termasuk di kota2 lain.

    Utk tempat belanja. Iya mahal-mahal. Berdasar referensi, versi pasar terbuka/rakyat nya di sana itu Nam-Dae-Mun. Kata orang korea, disana lebih murah dibanding belanja di versi mall nya.

    Ginseng mudah didapat kok, bahkan ada di swalayan. Semakin panjang umur ginseng tersebut, semakin mahal harganya.

    Semoga bermanfaat 🙂

    Balas
  • 05-08-2011 pada 15:06
    Permalink

    huaaffff jdi pgn kesana. . .smga ada malaikat baik yang ngajak aq kesana. . .amin. . .

    Balas
  • 13-09-2011 pada 17:33
    Permalink

    amiin, semoga saya juga bisa kembali kesana, AMIIIIN 😀

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *