Ketika Amanah Itu Datang

Ada yang mengatakan, dibalik kekuatan yang besar, maka lahir pula tanggung jawab yang besar. Ya kekuatan itu bisa diartikan macam-macam, tapi mungkin bisa dikatakan jika berkaitan dengan jiwa, maka itu berupa pemahaman. Semakin kita memahami sesuatu, maka lahir pula sikap yang sesuai pemahaman tersebut. Pemahaman tersebut terkadang mewujud dalam kedewasaan yang pada akhirnya datang menjadi amanah.

Ya amanah, karena amanah layaknya menjadi ujian yang membuktikan kedewasaan akan pemahaman yang terasakan. Bagi orang yang memahami sesuatu, ia akan bergerak sesuai dengan pemahamannya, ia tidak akan tinggal diam dan dalam pergerakannya terkadang tanpa disadari ia mendapatkan segenggam amanah akan pemahamannya tersebut.Amanah yang diberikan dari Allah swt untuk bergerak berdasar pemahaman kedewasaan yang dimiliki.

Ya amanah, terkadang amanah akan datang sendiri kepada siapa yang memang layaknya sudah siap menerimanya. Amanah menjadi seorang pemimpin institusi, menjadi seorang suami/istri atau mungkin menjadi seorang ayah/ibu. Sungguh Allah swt memberikan amanah kepada kita karena memang Allah swt tahu yang terbaik untuk hambaNya.

Amanah, merupakan bentuk perhatian Allah swt kepada kita. Amanah bisa menjadi merupakan bentuk kesesuaian dengan kemampuan kita. Tidak peduli seberapa besar dan jauh kita menginginkan sesuatu dalam bentuk amanah, jika memang tidak sesuai dan belum saatnya maka Allah swt tidak akan memberi atau menangguhkan hingga saatnya tiba. Dan sesungguhnya dibalik segala sesuatu ada hikmah yang terbaik untuk kita.

Amanah akan datang ketika kesesuaian berbanding lurus dengan kemampuan kita, walau terkadang kita menyadari kemampuan kita. Karena Allah swt tidak akan pernah memberi sesuatu diluar kemampuan hambaNya dan Allah akan menitipkan sesuatu ketika kita mampu mengangkatnya dipundak kita.

Semoga Allah swt menguatkan yang lemah dalam hati ini untuk menerima, menjaga dan menjalankan amanah itu ketika datang, dan mampu mempertanggung jawabkannya ketika dihadapanNya kelak, amin.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Terinspirasi dari sahabatku Denny & Tami yg baru mempunyai “amanah”, dan juga buat semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *