<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alfach.com &#187; hikmah</title>
	<atom:link href="http://alfach.com/tag/hikmah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alfach.com</link>
	<description>leafprint of my life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:16:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Rahasia Dua Lelaki</title>
		<link>http://alfach.com/2011/12/24/rahasia-dua-lelaki/</link>
		<comments>http://alfach.com/2011/12/24/rahasia-dua-lelaki/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 14:43:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Salim A Fillah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1444</guid>
		<description><![CDATA[dari balik tabir, kudengarkan wanita itu bicara mengisahkan pengalaman yang akan menjadi guru *** “aku bertemu dua lelaki”, dia memulai cerita dengan suara lembut, riang, sekaligus sendu aku menerka demikian pula wajahnya “kurasa dua-duanya mampu membuatku tak bisa menolak jika mereka punya kehendak” “oh ya?”, kudengarkan sambil dalam hati mengucap “Rabbi..” *** “lelaki pertama berparas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1444</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat Ukur Keuntungan</title>
		<link>http://alfach.com/2011/09/30/alat-ukur-keuntungan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2011/09/30/alat-ukur-keuntungan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 03:23:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[aa gym]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1347</guid>
		<description><![CDATA[Ciri kapitalis itu dua. Pertama, dalam mencari keuntungan mereka tidak menggunakan tata nilai yang baik, mengeksploitir semuanya demi kepentingan diri dan konglomerasinya. Kedua, setelah mendapatkannya mereka kikir dan sibuk membesarkan dirinya. Islam menghadirkan solusi, ada dua ciri profesional Muslim. Pertama, ketika mencarinya, sangat menjaga nilai-nilai, sehingga kalau dia mendapatkan sesuatu, dirinya lebih bernilai daripada yang dia dapatkan. Kalau dia mendapat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1347</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerdas Mensyukuri Nikmat</title>
		<link>http://alfach.com/2011/09/09/cerdas-mensyukuri-nikmat/</link>
		<comments>http://alfach.com/2011/09/09/cerdas-mensyukuri-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 01:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1328</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mereka yang belum bersungguh-sungguh kepada Allah, sikap orang lain akan sangat mempengaruhi suasana hatinya. Ketika diberi sesuatu, ia merasa gembira karena pemberian itu. Tapi ketika ditolak, merasa kecewa karena harapannya tidak menjadi kenyataan. Namun, bagi mereka yang mengetahui bahwa yang terbaik bagi dirinya adalah ketika Allah ridha, pemberian dan penolakan tidak akan membuat senang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1328</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tsa&#8217;labah Si Kikir Yang Jatuh Fakir</title>
		<link>http://alfach.com/2010/09/08/tsalabah-si-kikir-yang-jatuh-fakir/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/09/08/tsalabah-si-kikir-yang-jatuh-fakir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 09:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1185</guid>
		<description><![CDATA[Seusai shalat berjamaah, Rasul melihat Tsa’labah bin Hatib, seorang fakir, tergesa-gesa keluar dari mesjid tanpa berdo’a terlebih dahulu. Rasul pun bertanya, “Apa yang menyebabkanmu terburu-buru wahai Tsa’labah?” Tsa’labah menjawab, “Ya Rasulullah, sarungku ini akan dipakai shalat oleh istriku di rumah, karena itu aku harus buru-buru pulang. Coba jika aku punya sarung sendiri, aku akan tenang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1185</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meramadhankan Setelah Ramadhan</title>
		<link>http://alfach.com/2010/08/22/meramadhankan-setelah-ramadhan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/08/22/meramadhankan-setelah-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 15:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1168</guid>
		<description><![CDATA[Keadaan bulan Ramadhan menjadi bulan dimana semua orang muslim berpuasa diseluruh dunia. Membuat suasana selama sebulan menjadi begitu syahdu, membawa atmosfer keshalihan yang ada mudah teresap dan meresap pada kita. Masjid dibulan Ramadhan jauh lebih penuh jamaahnya dibanding bulan-bulan lainnya. Begitu juga aktifitas ibadah lainya, dengan mudah kita temukan. Keadaan tersebut, sebersit mengetuk hati kita [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1168</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hikmah yang Terpilih</title>
		<link>http://alfach.com/2010/04/15/hikmah-yang-terpilih/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/04/15/hikmah-yang-terpilih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 15:39:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1051</guid>
		<description><![CDATA[Begitu banyak kejadian menyimpan arti. Tapi kebanyakan kita tidak memahami. Jika dihitung, berapa banyak perubahan yang terjadi dihadapan kita. Perubahan yang awalnya merupa kehadiran, lalu mengisi dan mungkin perlahan kehadiran itu menjadi berbeda. Waktu tidak pernah berhenti berputar. Satu kejadian yang terjadi, ia tidak pernah terputus dalam satu titik. Tapi terkadang kita berhenti pada titik [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1051</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola Ketidaksempurnaan</title>
		<link>http://alfach.com/2010/04/06/mengelola-ketidaksempurnaan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/04/06/mengelola-ketidaksempurnaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 10:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Apa lagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia terbagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad saw? Apalagi yang tersisa dari pesona kebajikan hati setelah ia direbut Utsman bin Affan? Apalagi yang tersisa dari kehalusan budi setelah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1043</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unfinished Emotion (2 &#8211; finished)</title>
		<link>http://alfach.com/2010/03/31/unfinished-emotion-bagian-2/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/03/31/unfinished-emotion-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 17:03:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[memaafkan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1026</guid>
		<description><![CDATA[Ya, ini lanjutan dari tulisan yang pertama mengenai Unfinished Emotion. Menyambung dari yang pertama, unfinished emotion terjadi karena manusia tidak segera atau tidak mau menyelesaikan permasalahan emosinya. Manusia tidak mau menerima masa lalu atau memaafkan orang yang pernah menyakitinya. Sehingga menghalangi manusia untuk merasakan bahagia semestinya. Untuk menangani hal ini, dikatakan dalam buku tersebut, terdapat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1026</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CaraNya Begitu Indah</title>
		<link>http://alfach.com/2010/03/14/caranya-begitu-indah/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/03/14/caranya-begitu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 16:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1006</guid>
		<description><![CDATA[CaraNya begitu indah, membuat hati terus tergugah dan merendah. Memang tidak setiap orang bisa dinasihati dengan kata-kata. Wajar bila banyak orang tersadar saat mendengar ceramah, namun lalai begitu sampai dirumah. Nasihat memang salah satu jalan hidayah, tapi pengaruhnya kadang lemah sebab hati kita sudah payah. Karena itu, Allah sering kali membuat kita berubah melalui musibah. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1006</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Sulit, Mudah, RidhaNya</title>
		<link>http://alfach.com/2010/02/13/antara-sulit-mudah-ridhanya/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/02/13/antara-sulit-mudah-ridhanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 16:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Salim A Fillah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=816</guid>
		<description><![CDATA[satu waktu, sudah lama sekali seseorang berkata dengan wajah sendu “alangkah beratnya.. alangkah banyak rintangan.. alangkah berbilang sandungan.. alangkah rumitnya.” *** aku bertanya, “lalu?” dia menatapku dalam-dalam, lalu menunduk “apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?” “hanya karena itu kau menyerah kawan?” aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku sanggup menghadapi selaksa badai ujian dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=816</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

