Posts Tagged ‘hikmah’

Hikmah yang Terpilih

{ Posted on Apr 15 2010 by Achmad Fachrie }
Tags :
Categories : coretan hati
Begitu banyak kejadian menyimpan arti. Tapi kebanyakan kita tidak memahami. Jika dihitung, berapa banyak perubahan yang terjadi dihadapan kita. Perubahan yang awalnya merupa kehadiran, lalu mengisi dan mungkin perlahan kehadiran itu menjadi berbeda. Waktu tidak pernah berhenti berputar. Satu kejadian ...Read More »

Mengelola Ketidaksempurnaan

{ Posted on Apr 06 2010 by Achmad Fachrie }
Tags : , ,
Categories : coretan hati
Apa lagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia terbagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad saw? Apalagi yang tersisa dari pesona ...Read More »

Unfinished Emotion (2 – finished)

{ Posted on Mar 31 2010 by Achmad Fachrie }
Tags : , ,
Categories : coretan hati
Ya, ini lanjutan dari tulisan yang pertama mengenai Unfinished Emotion. Menyambung dari yang pertama, unfinished emotion terjadi karena manusia tidak segera atau tidak mau menyelesaikan permasalahan emosinya. Manusia tidak mau menerima masa lalu atau memaafkan orang yang pernah menyakitinya. ...Read More »

CaraNya Begitu Indah

{ Posted on Mar 14 2010 by Achmad Fachrie }
Tags :
Categories : coretan hati
CaraNya begitu indah, membuat hati terus tergugah dan merendah. Memang tidak setiap orang bisa dinasihati dengan kata-kata. Wajar bila banyak orang tersadar saat mendengar ceramah, namun lalai begitu sampai dirumah. Nasihat memang salah satu jalan hidayah, tapi pengaruhnya kadang lemah sebab ...Read More »

Antara Sulit, Mudah, RidhaNya

{ Posted on Feb 13 2010 by Achmad Fachrie }
Tags : ,
Categories : coretan hati
satu waktu, sudah lama sekali seseorang berkata dengan wajah sendu “alangkah beratnya.. alangkah banyak rintangan.. alangkah berbilang sandungan.. alangkah rumitnya.” *** aku bertanya, “lalu?” dia menatapku dalam-dalam, lalu menunduk “apakah sebaiknya kuhentikan saja ikhtiar ini?” “hanya karena itu kau menyerah kawan?” aku bertanya meski tak begitu yakin apakah aku ...Read More »

[ Back to Top ]