<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alfach.com &#187; cinta</title>
	<atom:link href="http://alfach.com/tag/cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alfach.com</link>
	<description>leafprint of my life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 14:16:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Kekuatan Perubahan</title>
		<link>http://alfach.com/2010/09/02/kekuatan-perubahan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/09/02/kekuatan-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 17:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1176</guid>
		<description><![CDATA[Kakinya berdarah-darah. Orang-orang Thaif bukan saja menolak dakwahnya. Tapi juga menggunakan kekerasan untuk menolak dakwahnya. Setelah Quraisy menolak habis dakwahnya, dan orang-orang mulia seperti Khadijah yang menjadi tulang punggungnya wafat, kini anak-anak Thaif melemparinya batu. Sampai ia berlumuran darah. Di saat itulah Jibril datang menawarkan bantuan: biarlah kuhancurkan mereka semua! Menggoda betul tawaran Jibril itu. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1176</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mencintai itu keputusan</title>
		<link>http://alfach.com/2010/06/04/mencintai-itu-keputusan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/06/04/mencintai-itu-keputusan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 15:48:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Activities]]></category>
		<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1118</guid>
		<description><![CDATA[Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata,&#8221;Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang kamu temui di sini&#8221;. Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1118</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola Ketidaksempurnaan</title>
		<link>http://alfach.com/2010/04/06/mengelola-ketidaksempurnaan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/04/06/mengelola-ketidaksempurnaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 10:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Apa lagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia terbagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad saw? Apalagi yang tersisa dari pesona kebajikan hati setelah ia direbut Utsman bin Affan? Apalagi yang tersisa dari kehalusan budi setelah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=1043</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayap yang Tak Kan Pernah Patah</title>
		<link>http://alfach.com/2010/02/20/sayap-yang-tak-kan-pernah-patah/</link>
		<comments>http://alfach.com/2010/02/20/sayap-yang-tak-kan-pernah-patah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 13:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[goresan]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tidak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ’majnun’, lalu mati. Atau, jangan-jangan itu cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas dihempas takdir, atau layu tak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=901</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membersamai Perasaan itu KarenaNya</title>
		<link>http://alfach.com/2009/12/07/membersamai-perasaan-itu-karenanya/</link>
		<comments>http://alfach.com/2009/12/07/membersamai-perasaan-itu-karenanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 15:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=647</guid>
		<description><![CDATA[Karena cinta berupa fitrah, mengutip dari salah satu buku Ust. Cahyadi Takariawan, &#8220;Dalam panggung cinta,hanya ada 2 pilihan: mencintai dengan apresiasi yang berarti berani menikah,, atau mencintai dengan hanya mencintai dalam hati tanpa diketahui oleh orang yang dicintai&#8221; Kalau inget kalimat itu, maka terkisahlah salah satu Khulafaur Rasyidin, Ali ra. Sang gentleman yg bertanggung jawab [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=647</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kata di Jalan Cinta</title>
		<link>http://alfach.com/2009/04/06/kata-di-jalan-cinta/</link>
		<comments>http://alfach.com/2009/04/06/kata-di-jalan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Salim A Fillah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Satu kata cinta Bilal : “Ahad!” Dua kata cinta Sang Nabi : “Selimuti aku..!” Tiga kata cinta Ummu Sulaim : “Islammu, itulah maharku!” Empat kata cinta Abu Bakr : “Ya Rasulullah, saya percaya..!” Lima kata cinta Umar : “Ya Rasulullah, ijinkan kupenggal lehernya!” Begitulah kalimat dari halaman awal buku “Jalan Cinta Para Pejuang” Salim A. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=311</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karena Cinta Harus Di Upayakan</title>
		<link>http://alfach.com/2009/02/17/karena-cinta-harus-di-upayakan/</link>
		<comments>http://alfach.com/2009/02/17/karena-cinta-harus-di-upayakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 17:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Fachrie</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan hati]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alfach.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Entah, kapan terakhir saya membaca kalimat tersebut. Iya, itu adalah sebuah judul buku, yang penulisnya saya sendiri lupa. Tapi memang benar adanya. Bukan sesuatu yang mudah membangun dan menjaga perasaan (baca : cinta). Di balik segala arti tentang keindahan cinta. Seperti halnya siang dan malam, Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan, maka rasa cinta itulah merupakan fitrah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://js-kit.com/rss/alfach.com/p=280</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

