{ Posted on Jun 04 2010 by Achmad Fachrie }
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata,"Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan ...
Read More »
{ Posted on Apr 06 2010 by Achmad Fachrie }
Apa lagi yang tersisa dari ketampanan setelah ia dibagi habis oleh Nabi Yusuf dan Muhammad. Apalagi yang tersisa dari kecantikan setelah ia terbagi habis oleh Sarah, istri Nabi Ibrahim, dan Khadijah, istri Nabi Muhammad saw? Apalagi yang tersisa dari pesona ...
Read More »
{ Posted on Feb 20 2010 by Achmad Fachrie }
Mari kita bicara tentang orang-orang patah hati. Atau kasihnya tidak sampai. Atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ’majnun’, lalu ...
Read More »
{ Posted on Dec 07 2009 by Achmad Fachrie }
Karena cinta berupa fitrah, mengutip dari salah satu buku Ust. Cahyadi Takariawan,
"Dalam panggung cinta,hanya ada 2 pilihan: mencintai dengan apresiasi yang berarti berani menikah,, atau mencintai dengan hanya mencintai dalam hati tanpa diketahui oleh orang yang dicintai"
Kalau inget kalimat itu, ...
Read More »
{ Posted on Apr 06 2009 by Achmad Fachrie }
Satu kata cinta Bilal : “Ahad!”
Dua kata cinta Sang Nabi : “Selimuti aku..!”
Tiga kata cinta Ummu Sulaim : “Islammu, itulah maharku!”
Empat kata cinta Abu Bakr : “Ya Rasulullah, saya percaya..!”
Lima kata cinta Umar : “Ya Rasulullah, ijinkan kupenggal lehernya!”
Begitulah kalimat ...
Read More »