Manusia No 2 (cerpen)
-Senja-
Di sebuah sudut kamar, sunyi senyap. Gadis berkerudung hijau, menekuk kedua lututnya. Kepalanya tertunduk. Matanya lembap, dadanya bergemuruh. Ia terisak… payah…payah sekali.
” aku tak terpilih” sesalnya. Ia kesal, tak pernah sebelumnya ia menangis sehebat ini. Apapun kesusahan yang menimpanya. Ia selalu tegar, tapi kini… Ia mahluk paling cengeng di muka bumi.
Hatinya hancur berkeping keping, sayapnya [...]

Just ordinary man, and always want to better person every times. Very like to reading, writing, traveling and try something new. Feel free to leave your comment. - Achmad Fachrie | 