Home / Android / Crash Report Android Menggunakan Bugsnag SDK

Crash Report Android Menggunakan Bugsnag SDK

Setelah sebelumnya saya menjelaskan crash report di android menggunaka crittercism di sini. Kali ini saya akan menggunakan bugsnag. Dalam implementasinya bugsnag mirip dengan crittercism. Hanya saja cakupan yang dimiliki bugsnag lebih luas. Bukan hanya android, iOS, mobile code language namun juga seperti PHP, Ruby, Python, WordPress, Laravel, Cocoa, Node.js dan lainnya.

Untuk memulai, sama seperti crittercism, yaitu Anda harus mendaftarkan nama project Anda, maka Anda akan mendapatkan API Key yang akan Anda masukkan ke dalam project Anda.

1. Download library bugsnag yang sudah disediakan.

2. Import bugsnag ke dalam project Anda :

import com.bugsnag.android.*;

3. Pada bagian fungsi onCreate() tambahkan inisialisasi bugsnag :

Bugsnag.register(this, "your-api-key-goes-here");

4. Salah satu yang membedakan dengan crittercism, untuk bugsnag jika Anda ingin mengidentifikasi Activity mana yang mengalami error maka, class Anda perlu inherit dari BugsnagActivity, seperti ini :

import com.bugsnag.android.activity.*;
class MyActivity extends BugsnagActivity { ... }

Jika Anda menggunakan library tambahan seperti Android Support Library, ActionBarSherlock, maka bugsnag pun menyediakan agar keduanya dapat berjalan.

5. Untuk mendetekasi status jaringan melalui bugsnag Anda perlu menambahkan perssion NETWORK.STATE ke AndroidManifest.xml Anda

6. Selain itu, jika Anda perlu mengidentifikasi user siapa yang menggunakan ketika error terjadi, anda bisa menambahkan parameter tersebut pada metadata, seperti ini :

Bugsnag.addToTab("User", "Name", "Bob Hoskins");
Bugsnag.addToTab("User", "Paying Customer?", true);

Selain fitur-fitur diatas, terdapat fitur-fitur lain seperti :

  • Send Non-Fatal Exceptions to Bugsnag
  • setReleaseStage
  • setNotifyReleaseStages
  • setAutoNotify
  • setFilters
  • setProjectPackages
  • setIgnoreClasses
  • dsb

Salah satu hal yang menarik dari bugsnap juga, yaitu bugsnag menyediakan arsitektur notifikasi sebagai plugin. Sehingga fitur notifikasi memungkinkan Anda menambahkan notifikasi lain selain email ketika notifikasi terjadi, sejumlah layanan tersebut seperti :

  • Asana
  • Atlassian JIRA
  • Bugify
  • Campfire
  • Codebase
  • Flowdock
  • Github issues
  • Hipchat
  • Lighthouse
  • OnTime
  • PivotalTracker
  • Slack Webhook
  • Trello
  • Twillio SMS
  • UserVoice

Dari segi UI menurut saya sudah cukup, walau jika dibandingkan dengan cittercism masih kalah bagus. Tapi menurut saya cukuplah untuk memantau error yang terjadi.

About alfach

Check Also

picasso

Menampilkan Image/Gambar dari Url Pada Android Menggunakan Picasso

Menampilkan image pada android merupakan hal yang gampang-gampang susah apalagi jika image tersebut diambil dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>