Android Push Notifications Menggunakan Parse SDK

Fitur push notifications pada mobile merupakan fitur yang sangat menarik, menjadi nilai tambah jika notifikasi yang diberikan berupa notifikasi yang diharapkan oleh pengguna. Namun sayangnya fitur push notifications ini bukan hal yang mudah. Dari google sendiri sebenarnya sudah menyediakan, yaitu GCM (Google Cloud Messaging), namun salah satu requirementnya adalah login dengan account google dan memiliki play store.

Tentu hal tersebut menjadi keterbatasan, jika perangkat android yang digunakan tidak digunakan sebagai perangkat sehari-hari. Selain dari layanan google, masih ada layanan lain yang menyediakan layanan push notifications, namun sayangnya commercial.

Salah satu layanan commercial tapi menyediakan paket free anda dapat mencoba parse.com. Walaupun commercial, tapi paket yang free menurut saya sudah cukup untuk perusahaan kelas menengah untuk menggunakan fitur push notifications. Push Notifications di parse pun tidak hanya tersedia di Android, tapi juga iOS, WIndows 8, hingga javascript.

Berikut ini penerapan yang bisa digunakan di Android :

1. Daftar di parse.com dan daftarkan pula aplikasi yang akan menggunakan push notifications, maka Anda akan mendapatkan App Id dan Client Key yang diperlukan nanti.

2. Download SDK parse untuk Android.

3. Include ke dalam project aplikasi Anda. Untuk menambahkan library SDK ke Android sama seperti pada umumnya.

4. Pada file AndroidManifest.xml Anda tambahkan sebelum penutup tag



  
    
    
  

5. Tambahkan juga permission pada file AndroidManifest.xml anda berupa :





6. Pada file activity utama Anda tambahkan dibawah baris oncreate berupa :

Parse.initialize(this, "YOUR_APP_ID", "YOUR_CLIENT_KEY");

Ganti App Id dan Client key yang sudah anda dapatkan ketika mendaftar.

7. Untuk mengaktifkan push notifications, tambahkan baris selanjutnya :

PushService.setDefaultPushCallback(this, YourDefaultActivity.class);
ParseInstallation.getCurrentInstallation().saveInBackground();

8. Jika Anda juga ingin mengetahui statistik setiap aplikasi dibuka, anda dapat menambahkan :

ParseAnalytics.trackAppOpened(getIntent());

9. Dan pastinya project Anda akan membutuhkan import package milik parse :

import com.parse.Parse;
import com.parse.ParseAnalytics;
import com.parse.PushService;

Dan silahkan selanjutnya melakukan test memalui dashboard parse untuk mengirimkan push notifications pada hasil compile aplikasi Anda.

Mungkin Anda juga menyukai

6 Respon

  1. Irsal Shabirin berkata:

    Bisa bantu saya, untuk memahami istilah “Android Push Notification” ?
    kegunaannya ?

    Terima kasih.. 🙂

    • Achmad Fachrie berkata:

      Android Push Notifications itu notifikasi yang diberikan ke Android, contoh sederhana seperti aplikasi messenger. Jika ada pesan masuk, maka di android akan muncul notifikasi yang menyatakan ada pesan masuk.

      Secara teknis alur notifikasi messenger adalah pengguna1->server messenger->pengguna2, bukan secara langsung dikirim antar pengguna. Dibaliknya ada server messenger “mendorong” notifikasi ke pengguna2.

      Atau contoh implementasi di facebook, jika ada message masuk, maka server facebook “mendorong” notifikasi ke pengguna memberitahu ada message baru. Kurang lebih seperti itu.

  2. ayu kusuma berkata:

    Saya sudah mencoba menggunakan parse untuk android. Tapi kenapa saat saya menambahkan

    di manifest, masih terdapat error ya?
    dan ketika saya menambahkan

    // Initialize the Parse SDK.
    Parse.initialize(this, “Oj9Eu6W1VKlt51tW2Wfp8AqQOMh8YwW445EIWAY2”, “R6oErQECFqlDzHRBnZIkRnqgwaYMqJ0kLChHDCdg”);

    // Specify an Activity to handle all pushes by default.
    PushService.setDefaultPushCallback(this, MainActivity.class);

    juga masih terdapat error. padahal saya juga sudah menambahkan import.parse….
    bisa bantu saya?
    terima kasih

  3. Indri berkata:

    Wah untuk sekadar push notification aja kode yang dipakai udah cukup rumit yaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *