Kehabisan Kata-kata

Biasanya ku selalu mencoba menulis. Menulis untuk menangkap momentum mengikat makna. Tapi kali ini sudah lama ku tak menulis. Entah kenapa. Seakan-akan ku kehabisan kata-kata. . Seakan-akan semuanya sudah ku keluarkan semua. Tak ada lagi yang tersisa.

Pernah ku berlari. Mengejar momentum, menangkap lalu mengikatnya dalam satu makna. Lalu ku coba curahkan bagai hujan menyiram bumi. Untuk melepas membasuh peluh, walau hanya setitik, tapi ku berharap bagai embun yang menemani di kala pagi, menyejukkan.

Beragam warna pernah menyapaku dengan rona warna itu. Ada terang, teduh, silau atau menggelapkanku. Ada kala dengan ramah, ada kala juga mengejutkan ku. Menerbangkan ku melewati batas luar perkiraanku, atau menghempaskanku melampaui batas duga kekuatan ku.

Ku bukanlah pujangga yang mampu menuliskan semua yang tersimpan ke dalam wujud kata-kata. Kata-kata itu keluar seketika memantulkan bersitan jiwa. Tapi entah, kata-kata itu perlahan tak terlihat. Atau mungkin ku terlena ketika berhasil mengikatnya. Atau… memang sudah saatnya ku meraih momentum yang berbeda. Berada pada ruang yang dimana ku belum pernah singgah.

Dalam kehabisan kata-kata, ku hanya ingin dalam naungan barakahNya. Yang terlingkupi sinaran cahayaNya. Seperti halnya dalam umpama Umar ibn Al Khatab, barakah adalah dua kendaraan yang ia tak peduli harus menunggang yang mana, antara sabar dan syukur. Dan ku pun hanya ingin berada diantara kedua itu.

Ketika satu keadaan tertahan tak sesuai yang diinginkan. Kesabaran menemaniku dengan menghibur, membesarkan jiwaku. Dan ketika dalam satu keadaan terlampaui, syukur mengingatkanku untuk selalu berpijak pada bumiNya untuk selalu bersimpuh, bahwa ku bukanlah apa-apa.

Dan dalam kemiskinan kata-kata, ku tertahan dalam rehat akan momentum yang sudah terlewati. Karena memang hidup tak selalu berlari, dan kini ku menghela nafas, kan mengambil keputusan… siap berlari kembali. Bismillah.

Wallahu a’lam bish-shawab

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *