Beberapa Troubleshoot Mengenai DNS Bind

Sekedar mendokumentasikan beberapa pesan error dalam setting DNS menggunakan Bind. Troubleshoot ini dilakukan ketika sudah selesai konfigurasi dns, tapi sewaktu di melakukan testing tools semacam dig, host atau nslookup masih gagal, maka cek di /var/log/messages.

1. /etc/named start [failed]

itu salah kemungkinan port si yg dimiliki named bentrok, umumnya, named menggunakan port 53, bisa jadi sudah ada yang menggunakan port 53. Cara sederhananya, pada named.conf nya di jadikan komentar saja.

2. loading master file zone …. permission denied.

Kalau pesan error tersebut menyakan bahwa, ijin hak akses file harus sesuai, biasanya file named.conf dan file zone. Pastikan untuk kepemilikan di atur seperti :

# chown root.named /to/path/file

dan

# chmod 640 /to/path/file

3. the working directory is not writable

Ini biasa direktori si named nya tidak writeable bagi si group named, maka buat seperti :

# chmod g+w /var/named

4. status: SERVFAIL

Ini salah satunya bisa disebabkan pada umumnya menggunakan SELINUX yg masih aktif. Matikan SELinux nya, lalu restart, cek lagi /var/log/messages akan menampilkan seperti ini :

# SELinux is preventing the named daemon from writing to the zone directory For complete SELinux messages. run sealert -l 91bb451f-691b-4875-889e-9a5cbb29fe2b

itu berarti, pada console kita harus menjalankan :

# sealert -l 91bb451f-691b-4875-889e-9a5cbb29fe2b

segini dulu ya 🙂

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *