Featured Posts
Menjalankan Emulator Android di PC dan Install File APK Di Dalamnya

Menjalankan Emulator Android di PC dan Install File APK Di Dalamnya

Bagi pengguna atau pengembang berbasis Android, adakalanya ketika ingin mencoba file aplikasi bawaan android yaitu .apk ke device Android, ingin mencoba terlebih dahulu ke emulator PC.Maka, berikut ini langkah-langkahnya :1. Pastikan Anda sudah mensetting Android SDK anda. Download dahulu di sini. Lalu setting PATH-nya.PATH di linux : edit file ~/.bash_profile or ~/.bashrc, tambahkan :export ...

Read More>>

Ubuntu : Theme, Boot Splash, Logo Baru

Ubuntu : Theme, Boot Splash, Logo Baru

Berdasarkan informasi, bahwa ubuntu 10.4 akan menggunakan theme yang baru. Dan bukan hanya theme, tapi boot splash, logo yang digunakan, dll. Berikut ini screenshotnya :Ubuntu Lighter Theme :Dark Theme :Boot splash :Logo ubuntu yg baru :Logo Komunitas :dan yg terakhir web :Tapi ada kemungkinan ini belum final. Untuk tahu lebih jelasnya ada di sini

Read More>>

Distro Linux Longhorn : Windows Vista Look-alike

Distro Linux Longhorn : Windows Vista Look-alike

Longhorn Linux merupakan distribusi linux yang dibangun dari Ubuntu, tapi memiliki tampilan yang sangat mirip dengan Windows Longhorn, masa pra-Windows Vista build. Longhorn Linux memiliki tampilan mirip Windows Vista termasuk efek Aero glass, Vista sidebar dan fitur flip3D yang ada di Windows Vista dan Windows 7.Mengingat keberadaan efek eye candy, dan juga efek seperti ...

Read More>>

Air Mata Rindu

Air Mata Rindu

Langit Madinah kala itu mendung. Bukan mendung biasa, tetapi mendung yang kental dengan kesuraman dan kesedihan. Seluruh manusia bersedih, burung-burung enggang berkicau, daun dan mayang kurma enggan melambai, angin enggan berhembus, bahkan matahari enggan nampak. Seakan-akan seluruh alam menangis, kehilangan sosok manusia yang diutus sebagai rahmat sekalian alam. Di salah satu sudut Masjid Nabawi, sesosok ...

Read More>>

Jadwal Acara Islamic Book Fair 2010

Jadwal Acara Islamic Book Fair 2010

Mengusung Tema “Membangun Generasi Islami, Cerdas dan Mandiri”, Islamic Book Fair ke-9, insyaAllah akan dilaksanakan pada 5-14 Maret 2010 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.Pada agenda IBF tahun ini, InsyaAllah akan hadir:Tokoh Nasional: Ust. Yusuf Mansyur, Happy Salma Ust. Attabik Lutfi, MA. Ust. Syafi’I Antonio Ust. Dr. Taufiqula Azhar (Doktor bid. Fikih) Prof. Dr. Nasarudin Umar M.A Ust. Hartono ...

Read More>>


Berubah

{ Posted on Nov 07 2009 by Achmad Fachrie }
Categories : coretan hati

Berubah mungkin bisa dibilang kata yang mudah diucapkan tapi tak mudah diwujudkan. Karena berubah cenderung mengganti suatu keadaan menjadi keadaan yang berbeda. Bisa 90 derajat,120 derajat atau bahkan 180 derajat. Semakin besar rentang perubahan dilakukan, maka semakin besar terasa kesulitan menghadang. Karena didalamnya serasa melepas yang sudah menjadi bagian diri, seolah lalu kehilangan yang menjadi biasa dalam diri.

Berbicara perubahan, jika kita perhatikan, bahwa dalam hidup ini ada hal-hal yang dibiarkan akan berubah dengan sendirinya. Seperti siang berganti malam, kuat menjadi rapuh, muda menjadi tua, dan segala hal yang bagian dari momen satu waktu menuju momen waktu lainnya. Perubahan merupakan suatu keniscayaan yang tidak mampu dihindari. Ia akan menghampiri dan mengikuti kepada siapa yang merupakan makhluk ciptaanNya.

Walau ada yang berubah dengan sendirinya, ada pula yang perlu kita paksa untuk bisa merasai yang namanya kedewasaan, kematangan jiwa. Karena seperti yang dikatakan kebanyakan orang, menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa adalah pilihan. Ya pilihan, pilihan akan kesadaran diri, pilihan atas mawas diri. Karena ketika melepas diri apa adanya, maka layaknya mengalir tanpa arah, tanpa memberi arti untuk meresapi, tanpa mengambil ibrah atas waktu yang dilalui. Jika itu yang terjadi, lalu kemana semua waktu menjadi?

Dikatakan, perubahan akan terlihat lebih berarti ketika perubahan yang dituju untuk menjadi lebih baik. Dan lagi-lagi, seberapa besar arah perubahan dilakukan, maka semakin besar pula rintangan siap menghalau. Karena memang menjadi lebih baik bukan tanpa halangan, bukan tanpa duri. Kelelahan, kepenatan, dan mungkin luka pun akan memberi. Godaan yang membujuk untuk berhenti dan berbalik arah dari arah perubahan bukan tak sekali, bahkan berkali-kali walau sudah mendekati tujuan.

Maka, kunci meraih kekuatan dalam waktu menuju lebih baik salah satunya tersebutlah kesabaran. Kesabaran atas melewati waktu, kesabaran atas melawan lelah, kesabaran ketika merasa waktu tak memihak kita. Kesabaran akan mewujud menjadi tekad, berupa tekad yang menjaga, tekad yang mengantarkan bahwa arah yg lebih baik akan berakhir baik pula.

Terakhir, walau waktu dan perubahan terkadang terasa samar terlihat, kapan untuk melakukan perubahan. Atau merasa bahwa waktu dan perubahan terasa saling terikat berkaitan. Seperti, ingin berubah, tapi menunggu waktu yang tepat, atau ingin berubah tapi merasa waktu sudah terlambat. Jika seperti itu, mungkin tak kan terkisah sahabat-sahabat Rasulullah saw meraih kedudukan yang gemilang yang sebelumnya bergelimang dalam kejahiliahan yang tak tahu.

Terkisahlah…. seperti Umar ibn al khattab. Sang al faruq, yang masa lalunya jika diingat membuat hati terperih dan mata menitik air mata yang tak terperikan. Tapi ketika dan walau di umurnya 27 tahun, perubahan menjadi hijrah, perubahannya menjadi tertonggaklah akan cahaya dakwah yg sembunyi-sembunyi menjadi tegas dan terang terlihat. Menjadi pembeda antara yang terlihat dan yang tersembunyi dalam hati, walau sifat kerasnya pula menjadi ujian baginya hingga terukirlah menjadi salah satu kegemilangan sejarah pembawa rahmatNya untuk sekalian alam.

Yang baik terkadang memang pahit untuk dilalui, tapi sesungguhnya manis jika memaknai karenaNya. Berubah terasa awalnya merupakan kehilangan bagian dalam kebiasaan diri, tapi berubah bukanlah kehilangan, ia hanya mengganti yang lain menjadi suatu yang lebih baik. Semoga ini mewujud layaknya hijrah, yang mengubah keacuhan menjadi kepekaan, mengubah ketidakpedulian menjadi sebentuk perhatian, mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan, maka tertuntunlah langkah-langkah ini layaknya jika digambarkan dalam grafik antara waktu dan prestasi, maka garis yg terlukis bukan lurus datar, apalagi melengkung ke bawah, melainkan melengkung ke atas meraih prestasi tertinggi ketika umur sudah terhenti.

Istiqamahkanlah kami ya Rabb.

Share :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Twitter
  • blogmarks
  • Blogplay
  • Identi.ca
  • MySpace
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Socialogs
  • Technorati
  • Tumblr
  • Yahoo! Bookmarks
  • BlinkList
  • Blogosphere News
  • eKudos
  • FriendFeed
  • FSDaily
  • Mixx
  • Netvibes
  • Netvouz
  • NewsVine
  • Posterous
  • Faves

Related posts:

  1. Kontribusi Menyejarah
  2. Ramadhan, Sungguh Istimewa Hari-hari Bersamamu
  3. Karena Cinta Harus Di Upayakan
  4. Tak Terjawab
  5. Tidak Tergantikan

[ Back to Top ]