Mengenal Tar di Linux

Mengenal Tar di linux. Tar disini bukan berarti tar yang biasanya tertulis di bungkus rokok. Yang biasanya tertulis… bahan-bahan dalam rokok, tar, nikotin dan sebagainya. Saya tidak tahu tulisan selanjutnya, karena saya hanya membaca sekilas. Ya boro-boro pegang batang rokok, bungkusnya pun hampir tidak pernah saya pegang, karena saya bukan perokok :-).

Dalam dunia sistem operasi, biasanya terdapat file berupa arsip dan juga di kompres. Arsip dan kompresi sendiri tujuannya untuk menyatukan berbagai macam file menjadi satu file / arsip yang memudahkan dalam hal manajemen file, karena sudah menjadi kesatuan. Selain itu kompresi memungkinkan untuk ukuran file yang sebelumnya besar dibuat menjadi kecil sehingga menghemat space hard disk.

Di windows kita mengenal adanya zip dan rar. Walau selain itu ada file-file sifatnya sebagai arsip atau kompresi. Saya akan membahas mengenai tar, yang merupakan utility berfungsi sebagai arsip mengekelompokkan banyak file secara bersamaan, seperti gzip dan gunzip. Selain itu ada juga compress dan bzip2 yang biasanya digunakan sebagai kompresi.

Utility tar merupakan utility yang sebelumnya sudah banyak digunakan dalam sistem operasi berbasis unix dan biasanya digunakan sebagai tool backup. Kepanjangan tar adalah tape archive. Jadi sifatnya archive (arsip) itu untuk mengkelompokkan banyak file menjadi satu, atau yang disebut juga tarball. File .tar biasanya juga bisa di kombinasikan untuk mengkompresi dengan menggunakan utility gzip sehingga akan menghasilkan ekstensi .tar.gz atau .tgz.

tar – options NAMAFILE DIREKTORI

Ada beragam opsi yang ada di tar, sebagian kecil diantaranya :

-c Membuat file arsip yang baru

-d Memperlihatkan perbedaan atau perbandingan diantara arsip dengan yang belum terarsip

–delete Menghapus sebuah file dari arsip

-t Memperlihatkan isi dari arsip
Specifies that only files newer than those in the archive are appended.
-u Hanya melakukan arsip file yang terupdate

-x Ekstrak file dari arsip

-f Menspesifikasikan nama file output

Untuk mengetahui lebih banyak ketik :

tar –help atau man tar

Contoh penggunaan :

tar -cf arsip.tar file1 file2 #membuat file dengan arsip.tar yang berisi file1 dan file2
tar -tvf arsip.tar #memperlihatkan isi file dari arsip.tar
tar -xf arsip.tar #ekstrak semua file yang ada di arsip.tar

Utility tar digunakan oleh semua distribusi linux. Karena selain kegunaannya yang memudahkan dalam hal backup, file tarball juga memberikan kemudahan dalam mendistribusikan file. Mengenai gzip dan gunzip, utility keduanya biasanya disebut dengan gzip. Gzip ini utility untuk melakukan kompresi pada file, sedangkan gunzip untuk dekompresi file tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *