Walau Habis Terang

Berjuta langkah telah terlalui, silih berganti mewarnai nuansa jiwa. Terkadang ku merantau menjauh akan rasa sakit yang terberi. Tapi ku juga merantau tuk mengisi khasanah dalam jiwa. Dalam langkahku walau malam terkadang menutup pandangan, tapi ku tetap berjalan meraih cahaya.

Berjuta jarak telah tertempuh disini, silih berganti cerita yang tertulis dengan pasti. Perlahan mengendap dalam pikiran dan hati. Ada akan rasa kehilangan yang terberi, ada akan rasa sakit yang tak ku ingini, tapi ku coba memeluk tubuh waktu tuk menguatkan ku dan biarkan semuanya memudar.

Jalan yang dilalui tak selamanya berada diatas. Jalan yang dilalui tak selalu terang menerangi. Maka walau habis terang ku tetap melangkah. Walau habis terang ku tetap tersenyum. Tersenyum untuk mereka dan untukku. Mengangkat yang terjatuh, menguatkan yang meluruh dan meraih hikmah yang tertempuh.

Dalam kuasaNya hidup bukan hanya untuk saat ini, maka berjalanlah untuk mensyukuri. Dalam kuasaNya kita tak kan pernah memiliki yang bukan untuk kita miliki, dan kita tak kan kehilangan jika memang itu kehendak dariNya untuk kita miliki dan jaga. Lalu biarkan semuanya seperti seharusnya.

Dan ku tetap berjalan…

….Berjalanlah walau habis terang, ambil cahaya cinta tuk terangi jalanmu. Maka kau tetap benderang….

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *